Profil
Profil

Sejarah Kalurahan

2025-03-13 03:09:01

superadmin


Srimartani adalah sebuah wilayah hukum bernama Desa/Kalurahan yang terletak di ujung timur laut Kabupaten Bantul, Yogyakarta tepatnya berada di wilayah hukum Kapanewon Piyungan. Kalurahan Srimartani terdiri dari 17  Padukuhan/Dusun dan 112 RT. topografi wilayahnya terdapat 8 Padukuhan yang berada di lereng gunung atau pegunungan, sedangkan 9 Padukuhan lainnya berada di dataran rendah.

Lalu apakah sebenarnya arti kata Srimartani yang merupakan penggabungan dari 3 Kalurahan pada sekitar tahun 1948 yaitu Kalurahan Petir, Daraman, dan Gedongan itu? Dikutip dari kanal YouTube Rara TV, asal-usul kata “Srimartani” berasal dari dua kata yaitu “Sri” yang artinya subur, dan “Martani” yang berarti tempat untuk menanam. Harapannya para sesepuh pendiri desa itu ingin desa mereka menjadi tempat yang subur untuk bercocok tanam dan mendidik warganya.

Dalam istilah lain, "Sri" berarti subur, makmur, indah, sedangkan "Martani" berarti sumber kehidupan. Dari arti ini dapat diartikan bahwa Srimartani adalah sebuah tanah (wilayah) yang indah, subur, dan makmur yang memberikan sumber kehidupan bagi masyarakat yang ada di dalamnya. Dari beberapa istilah yang mengartikan nama Srimartani dapat disimpulkan bahwa Srimartani diharapkan mampu memberikan sumber kehidupan yang baik bagi siapapun yang ada di sana terlebih lagi masyarakatnya dengan cara menggali, mengolah, dan mengoptimalkan segenap potensi yang ada di Srimartani. 

Ciri Khas Wilayah

  • Lokasi: Terletak di ujung timur laut Kabupaten Bantul, termasuk dalam wilayah Kapanewon Piyungan.
  • Topografi: Memiliki karakteristik unik dengan 8 padukuhan di lereng gunung dan 9 padukuhan di dataran rendah.
  • Posisi Strategis: Dikenal sebagai "Segi Tiga Bermuda" karena merupakan pertemuan arus lalu lintas dari Sleman, Gunungkidul, dan Bantul, menjadikannya wilayah yang ramai.