Berita
Jelang Pemilihan Lurah Srimartani, Forkopimkap Tekankan Pilur Bersih dan Damai
2026-07-21 05:47:04
Admin
SRIMARTANI, BANTUL — Tahapan Pemilihan Lurah (Pilur) Kalurahan Srimartani terus bergulir. Guna memastikan kontestasi demokrasi tingkat kalurahan ini berjalan jujur, adil, dan aman, panitia penyelenggara menggelar acara sosialisasi pada Minggu malam (19/7/2026). Bertempat di Aula Kantor Kalurahan Srimartani, acara yang dimulai tepat pukul 19.30 WIB ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kapanewon (Forkopimkap), tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Fokus utama dalam sosialisasi ini adalah edukasi politik bagi masyarakat dan para pendukung calon, agar proses pemilihan dapat berjalan dengan kondusif dan bermartabat.
Hadir memberikan sambutan pertama, Bapak Kapolsek setempat memberikan arahan tegas terkait pentingnya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Beliau mengingatkan bahwa perbedaan pilihan adalah hal yang lumrah dalam demokrasi, namun persatuan warga harus tetap menjadi prioritas.
Tolak Politik Uang (Money Politics): Warga diimbau untuk tidak menggadaikan masa depan desa hanya demi iming-iming uang sesaat. Pemimpin yang lahir dari politik uang berpotensi merusak tatanan pemerintahan.
Hindari Kampanye Hitam: Para pendukung dilarang keras saling menghina, menjatuhkan, atau menyebarkan hoaks terkait calon lain.
Jaga Kondusifitas: Seluruh elemen masyarakat bertanggung jawab penuh untuk menjaga suasana agar tetap aman dan damai, baik sebelum, saat, maupun setelah pemungutan suara.
Lapor Jika Ada Pelanggaran: Kepolisian membuka pintu selebar-lebarnya bagi warga yang menemukan adanya praktik kecurangan atau pelanggaran hukum selama proses Pilur berlangsung.
"Pesta demokrasi ini adalah milik warga Srimartani. Mari kita kawal bersama. Jangan sampai ada gesekan atau caci-maki antar tetangga hanya karena beda pilihan. Jika menemukan pelanggaran, jangan main hakim sendiri, segera laporkan kepada pihak berwajib," tegas Kapolsek.
Melengkapi arahan dari sisi pemerintahan, Bapak Panewu tampil sebagai narasumber selanjutnya. Beliau menitikberatkan pesannya pada kesiapan mental para kontestan yang akan berlaga dalam Pemilihan Lurah Srimartani.
Menurut Panewu, menjadi seorang pemimpin berarti harus memiliki jiwa ksatria. Beliau menegaskan bahwa setiap calon Lurah yang maju harus memiliki niat tulus untuk mengabdi kepada masyarakat, bukan sekadar mengejar jabatan.
"Untuk para calon Lurah, harus tertanam di dalam dada prinsip siap menang dan lapang dada ketika kalah. Dalam sebuah kompetisi, pasti ada yang terpilih dan ada yang belum. Yang menang jangan jumawa, rangkul semua pihak. Yang kalah harus legowo dan tetap mendukung kemajuan Kalurahan Srimartani," pesan Panewu.
Sosialisasi yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan komitmen bersama dari seluruh hadirin untuk menyukseskan Pemilihan Lurah Srimartani 2026. Diharapkan, melalui pembekalan ini, masyarakat Srimartani dapat menggunakan hak pilihnya secara cerdas dan menghasilkan pemimpin yang berintegritas. Red-Fjrl